Posts

Makanan Korea dan Lidah Kampung Mamak-ku

Alam selalu jadi saksi dari setiap perjalanan seseorang. Mungkin terdengar klise, tapi siapa lagi yang bisa mengabadikan serta menyimpan ceritamu kalau nggak ada alam? Kamerapun mungkin nggak bisa secara otomatis kamu buat jadi mode auto-tangkap, kan? Nggak secara harfiah, tapi tanpa kamu minta, alam akan menyimpan segala perbuatanmu. Tahu dari mana? Tahu dari apa yang nantinya alam akan perbuat balik ke kita lewat fenomena-fenomenanya yang nggak pernah ketebak. BITIWAI eaaa! Tadinya, mau pake kata-kata di atas buat bikin tugas artikel. Namun, aku tidak yakin. Hm, jadi ku taruh saja di sini sebagai pembukaan yang random abis. Namun, sepertinya terlalu random, ya? Jadi, karena boba sekarang lagi ngetren, gue jadinya cobain makanan Korea. #antimainstream OKE, jujur. Ini bukan pertama kalinya gue makan makanan Korea. Tiba-tiba pengin ngereview ini karena mama gue bener-bener nggak cocok makan di Mujigae (sebut aja ya merknya hehe). Lalu, lucu aja dengerin ocehannya. Apalagi, b...

Hehe, Halo!

Image
Sebelumnya, pengin berandai-andai dulu jadi blogger beneran. Pengin deh nulis keseharian di sini terus diketawain sama orang-orang. Pengin deh dibaca tulisannya meskipun isinya juga nggak begitu penting. Pengin deh dinotice Senpai ehe. Ya, semuanya emang terdengar sangat-sangat rendahan. Tapi, nggak ada salahnya kan menebar harapan meski besarnya cuma recehan? HAHAHAHA. Kenalin, nama gue Ailin, nggak suka makan Shilin tapi mau kalau dibeliin. Gue anak Jurnalistik yang dulu punya passion nulis menggebu-gebu tapi sekarang sepertinya tinggal debu. Semoga dengan diterbitkannya blog ini, rindu itu bisa kembali menjadi rasa cinta yang abadi. Eak! Halo, ini aku. Iya, aku memang mirip sama mas Kun. Hehe. Hehe, HEHEHEHE Nggak deng. Tadi salah pencet gitu pas mau masukkin foto, jadi sekalian aja pamerin hasil foto ku yang sangat super standar ini. Btw, aku juga penggemar lagu-lagu tulisan beliau! Meski nggak indie, aku tetap padamu, Mas. Nah, ini aku. Kenapa? Mirip ba...